February 23, 2026

Bandara Hang Nadim Beri Diskon Tarif 50% untuk Periode Lebaran 2026

Ilustrasi pesawat yang tengah take off. F unsplash

FokusBatam.com – Pengelola Bandara Hang Nadim Batam, PT Bandara Internasional Batam (BIB) memberlakukan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50% pada periode angkutan Ramadan dan Lebaran 2026. Kebijakan ini diproyeksikan menurunkan beban biaya operasional maskapai, menjaga stabilitas harga tiket, serta memperkuat konektivitas Batam sebagai simpul transportasi udara utama di Kepulauan Riau.

Diskon tarif diberlakukan terhadap dua komponen utama, yakni Pelayanan Jasa Penumpang (PJP2U) serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U). Insentif ini mengacu pada kebijakan Kementerian Perhubungan untuk periode angkutan Lebaran 2026. Potongan tarif berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari 2026, dengan periode implementasi diskon pada 14–19 Maret 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga kelancaran arus penumpang di tengah tren kenaikan mobilitas masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran. Selain memberi ruang bagi maskapai untuk mengelola biaya secara lebih efisien, diskon tarif bandara diharapkan berdampak tidak langsung pada keterjangkauan harga tiket pesawat di pasar.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, menyampaikan bahwa lonjakan permintaan pada periode puncak mudik telah direspons maskapai dengan pengajuan penambahan frekuensi penerbangan.

“Menanggapi tingginya permintaan tiket pada periode puncak mudik, saat ini sejumlah maskapai telah mengajukan rencana penambahan penerbangan (extra flight),” ujar Annang, Senin (23/2/2026) di Batam.

Ia merinci, Garuda Indonesia mengajukan extra flight pada 17, 18, 19, dan 28 Maret 2026. Sementara Citilink merencanakan extra flight pada 13–28 Maret 2026 untuk rute Batam–Jakarta–Batam, serta tambahan rute Batam–Surabaya–Batam pada 19 Maret 2026.

“Termasuk tidak menutup kemungkinan maskapai dari Lion Group juga akan mengajukan extra flight,” kata Annang.

Dari sisi operasional, manajemen bandara memastikan kesiapan fasilitas dan personel untuk mengantisipasi kepadatan pada jam-jam sibuk. Penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan dilakukan guna menjaga kelancaran alur penumpang, khususnya pada puncak arus mudik dan arus balik.

Sebagai langkah mitigasi, Bandara Hang Nadim juga akan membentuk posko terpadu angkutan Lebaran di pertengahan Ramadan. Posko ini ditujukan untuk memastikan kelancaran operasional bandara sekaligus kesiapan personel gabungan dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang.

Kebijakan pemangkasan tarif bandara ini dinilai strategis di tengah upaya pemerintah menjaga keterjangkauan biaya perjalanan udara pada periode musiman. Dengan kombinasi diskon tarif kebandarudaraan dan penambahan kapasitas penerbangan, Bandara Hang Nadim optimistis dapat menopang kelancaran mobilitas masyarakat serta menjaga kualitas layanan selama Ramadan dan Lebaran 2026. (redaksi)

By Redaksi

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!