February 26, 2026

Pelni Tambah Armada, Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026 dari Batam

Kapal KM Kelud. F Ist

FokusBatam.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam menambah armada kapal penumpang untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 dari Batam menuju sejumlah kota tujuan utama di Sumatra dan Jawa. Penguatan layanan ini dilakukan seiring tren peningkatan mobilitas masyarakat setiap periode Ramadan dan Idulfitri, khususnya pada rute Batam–Belawan yang menjadi lintasan terpadat.

Pelni mengoperasikan KM Kelud dengan dukungan kapal tambahan KM Nggapulu untuk melayani rute Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan, Batam–Belawan, serta Batam–Tanjung Priok. Penguatan armada difokuskan pada koridor dengan permintaan tertinggi, seiring tingginya arus penumpang dari Batam menuju Sumatra Utara dan Jakarta.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah mengatakan bahwa evaluasi angkutan Lebaran tahun sebelumnya menunjukkan rute Batam–Belawan konsisten menjadi jalur favorit pemudik. Oleh karena itu, Pelni melakukan penyesuaian kapasitas guna menjaga kelancaran arus penumpang.

“Setiap tahun jalur Batam–Belawan mencatat lonjakan paling signifikan. Penguatan armada kami lakukan agar layanan tetap optimal saat puncak mudik,” ujarnya.

Dari sisi kapasitas, KM Kelud memiliki daya angkut normal 2.607 penumpang dan dapat ditingkatkan hingga 3.457 penumpang pada masa dispensasi sesuai ketentuan keselamatan pelayaran. Sementara KM Nggapulu memiliki kapasitas di atas 2.000 penumpang dalam kondisi normal, dengan kapasitas maksimal mendekati 3.000 penumpang saat dispensasi.

“Tambahan kapasitas ini diharapkan mampu menekan risiko kepadatan penumpang di pelabuhan serta memperlancar distribusi arus mudik dan balik,” katanya.

Selain penambahan armada, Pelni juga menerapkan program diskon tiket angkutan Lebaran 2026 sesuai kebijakan nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp42,3 miliar untuk memberikan potongan 30% tarif dasar kelas ekonomi pada seluruh rute kapal penumpang Pelni. Program diskon berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, sehingga diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi masyarakat sekaligus mendorong mobilitas domestik.

Data Angkutan Lebaran 2025 menunjukkan rute Batam–Belawan menjadi lintasan terpadat dengan 25.692 penumpang, disusul rute Medan–Batam sebanyak 21.592 penumpang. Tren tersebut menjadi basis perencanaan operasional Pelni dalam menambah frekuensi layanan dan kapasitas angkut pada musim mudik tahun ini.

Dengan kombinasi tambahan armada dan insentif tarif, Pelni menargetkan layanan transportasi laut selama periode Lebaran 2026 dari dan menuju Batam berjalan lebih aman, nyaman, serta mampu mengakomodasi lonjakan permintaan. Langkah ini sekaligus memperkuat peran transportasi laut sebagai tulang punggung konektivitas antarpulau di wilayah Kepulauan Riau dan Sumatra. (redaksi)

By Redaksi

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!