FokusBatam.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menegaskan penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar utama dalam menopang kinerja dan daya saing bisnis perseroan pada 2026. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN memprioritaskan pengembangan talenta, budaya kerja solid, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong produktivitas berkelanjutan.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Rachmat Hutama mengatakan peningkatan kapabilitas SDM menjadi kunci adaptasi perusahaan di tengah akselerasi digital industri energi.
“PGN terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk menunjang kompetensi pekerja di era digital. PGN telah menerapkan digitalisasi, tidak hanya untuk efisiensi proses bisnis, tetapi juga cara PGN untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dalam rangka memberikan service excellence,” ujarnya melalui siaran pers resmi, Rabu (2/11/2026).
Penguatan ekosistem kerja tercermin dari kinerja indikator SDM PGN sepanjang 2025. Tingkat keterikatan karyawan (employee engagement) mencapai 87,74% atau masuk kategori tinggi, dengan tingkat perputaran pekerja (turnover) di bawah 3%.
PGN juga menjaga vacancy rate di bawah 10% dengan total 2.752 pekerja hingga akhir 2025, menunjukkan stabilitas organisasi dan kesiapan kompetensi untuk menopang operasional.
Di sisi kapabilitas digital, PGN mengintegrasikan digitalisasi di seluruh rantai proses bisnis gas bumi, mulai dari operasi aset hingga pengelolaan pelanggan. Rachmat menegaskan aspek keamanan siber menjadi prioritas.
“Seluruh kontribusi pekerja di seluruh operasi juga diarahkan untuk sentiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan yang disiplin terhadap aspek HSSE,” katanya lagi.
Ke depan, penguatan kompetensi SDM diarahkan untuk menopang ekspansi bisnis gas bumi PGN. Perseroan menilai SDM profesional dan berintegritas merupakan motor penggerak utama dalam memastikan keberlanjutan kinerja dan pencapaian target strategis 2026. (redaksi)

