February 24, 2026
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan dan Investasi BP Batam Fary Djemy Francis dan Konjen Singapura di Batam Gavin Ang berfoto bersama. F dok BP Batam

FokusBatam.com – Hubungan ekonomi Batam dan Singapura kian menguat seiring upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat reformasi layanan investasi. Konsulat Jenderal Singapura untuk Batam, Gavin Ang, mengapresiasi kemajuan signifikan yang dicapai Batam dalam menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan kompetitif.

Apresiasi tersebut disampaikan Gavin Ang saat menerima kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, di Kantor Konsulat Jenderal Singapura yang berlokasi di Wyndham Hotel, Panbil, Kamis (19/2/2026) pagi.

Menurut Gavin, transformasi pendekatan BP Batam dalam pelayanan investasi menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan investor Singapura terhadap Batam. Model layanan yang dinilai lebih adaptif, responsif, dan berorientasi solusi mencerminkan pergeseran peran BP Batam dari regulator administratif menjadi fasilitator aktif bagi pelaku usaha.

“Pendekatan BP Batam kepada investor kini terasa berbeda dan jauh lebih solutif. Hal ini mendapat respons positif dari kalangan investor,” ujar Gavin.

Ia menilai langkah tersebut memperkuat persepsi kepastian layanan dan kemudahan berusaha di Batam, sekaligus mempertegas posisi Batam sebagai gateway strategis bagi investasi Singapura di kawasan.

Gavin juga menekankan bahwa perbaikan iklim usaha di Batam menjadi sinyal positif bagi investor internasional. Menurutnya, konsistensi dalam menyelesaikan tantangan proyek dan pendampingan langsung kepada investor akan memperkuat daya saing Batam di tengah kompetisi kawasan Asia Tenggara.

Di sisi lain, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mempererat kemitraan strategis dengan Singapura.

Ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif Konsulat Jenderal Singapura dalam mendorong arus investasi ke Batam, yang sepanjang 2025 tercatat masih menjadi kontributor terbesar realisasi investasi asing di wilayah tersebut.

“Kami merasakan bahwa kemitraan dengan Konjen Singapura merupakan kekuatan penting bagi BP Batam. Dukungan ini berdampak langsung pada kepercayaan investor Singapura terhadap Batam,” kata Fary.

Ke depan, BP Batam menargetkan penguatan tata kelola perizinan yang transparan dan efisien, seiring peningkatan kesiapan tenaga kerja terampil untuk memenuhi kebutuhan industri. Fary menambahkan, sejumlah inovasi layanan seperti dashboard monitoring real-time, klinik investasi, duta investasi, serta sistem aplikasi Mantab terus diakselerasi untuk mempercepat realisasi investasi.

“Berbagai terobosan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar Batam menjadi role model kawasan ramah investasi di Indonesia,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Fary didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar serta Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam Irfan Syakir. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi ekonomi daerah untuk memperkuat peran Batam sebagai hub investasi utama Singapura di Indonesia. (redaksi)

By Redaksi

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!