FokusBatam.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.
Salah satu proyek yang tengah dikebut adalah peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over–Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 39%.
Peningkatan kapasitas jalan menjadi penting seiring dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Batam. Infrastruktur jalan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memperkuat akses menuju berbagai kawasan strategis.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, pemantauan terhadap pekerjaan infrastruktur dilakukan secara berkala untuk memastikan proyek berjalan sesuai target.
“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.
Menurutnya, percepatan pembangunan tetap harus berjalan seiring dengan pemenuhan standar teknis. BP Batam menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai perencanaan awal dengan tetap menjaga kualitas konstruksi.
“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.
Proyek peningkatan Jalan Gajah Mada menjadi salah satu bagian dari upaya BP Batam meningkatkan kapasitas jaringan jalan. Pada segmen Landing Point Fly Over–Simpang Lalan Madani, jalan akan diperlebar menjadi dua jalur, dengan masing-masing sisi memiliki tiga lajur.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut diarahkan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas di Batam.
“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.
Peningkatan kapasitas ruas jalan tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur transportasi Batam yang terus disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas kota.
Selain Jalan Gajah Mada, BP Batam masih menjalankan berbagai proyek infrastruktur yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik.
Pengembangan infrastruktur tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi Batam, terutama dengan meningkatnya mobilitas orang dan barang di kawasan industri dan pusat-pusat kegiatan ekonomi.
Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap, BP Batam berupaya meningkatkan kapasitas infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur jalan yang semakin memadai diharapkan dapat memperlancar distribusi, menekan hambatan mobilitas, serta meningkatkan daya dukung Batam sebagai kawasan perdagangan dan industri.
Percepatan proyek juga menjadi perhatian agar pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi memberikan dampak terhadap efisiensi pergerakan masyarakat dan kegiatan usaha di Batam.(redaksi)

