May 21, 2026

BI Musnahkan Uang Palsu Hasil Temuan 2022-2025 Sebanyak 5.454 Lembar

BI Kepri musnahkan uang palsu sebanyak 5.454 lembar. F dok BI Kepri

FokusBatam.com – Bank Indonesia bersama unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) Provinsi Kepulauan Riau memusnahkan sebanyak 5.454 lembar uang Rupiah tidak asli di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (21/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengawasan terhadap peredaran uang palsu sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah.

Pemusnahan dilakukan bersama unsur Polda Kepulauan Riau, Badan Intelijen Negara Daerah Kepri, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, serta Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Provinsi Kepri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Rony Widiarto P. mengatakan uang palsu yang dimusnahkan berasal dari hasil temuan masyarakat dan proses pengolahan uang selama periode November 2022 hingga Desember 2025.

“Uang Rupiah palsu yang dimusnahkan ini tercatat sebanyak 5.454 lembar dan berasal dari hasil proses pengolahan uang dan temuan masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau selama periode November 2022 sampai dengan Desember 2025”, ujar Rony Widiarto dalam sambutannya.

Bank Indonesia menjelaskan seluruh uang yang dimusnahkan telah melalui proses klarifikasi dan pemeriksaan keaslian oleh tenaga ahli serta uji laboratorium. Setelah itu, temuan uang palsu diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penindakan sebelum memperoleh persetujuan pemusnahan dari Pengadilan Negeri Batam.

Pemusnahan dilakukan menggunakan Mesin Racik Kertas milik Bank Indonesia yang menghancurkan uang menjadi potongan kecil sehingga tidak lagi menyerupai uang asli.

Di tengah upaya pemberantasan uang palsu, Bank Indonesia mencatat tren temuan uang palsu di Indonesia terus menurun. Berdasarkan data BI, rasio temuan uang palsu turun dari 5 ppm (piece per million) pada 2023 menjadi 4 ppm pada 2024-2025.

Penurunan tersebut didorong oleh penguatan kualitas uang Rupiah melalui teknologi cetak dan unsur pengaman yang semakin modern sehingga lebih mudah dikenali masyarakat dan semakin sulit dipalsukan.

Peningkatan kualitas Rupiah juga mendapat pengakuan internasional. Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 sebelumnya meraih penghargaan Best New Banknote Series pada IACA Currency Awards 2023. Selain itu, pecahan Rp50.000 Tahun Emisi 2022 juga masuk peringkat kedua mata uang paling aman dan sulit dipalsukan di dunia versi BestBrokers pada 2024.

Selain penindakan, Bank Indonesia bersama Botasupal terus memperkuat edukasi masyarakat melalui kampanye Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, termasuk sosialisasi metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) untuk mengenali uang asli serta penerapan prinsip 5J dalam merawat uang Rupiah.(redaksi)

By Redaksi

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!