FokusBatam.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) bersiap membuka kolaborasi dengan mitra global guna mempercepat pengembangan bisnis data center. Langkah ini diambil seiring melonjaknya permintaan infrastruktur pusat data, terutama didorong oleh pesatnya adopsi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di berbagai sektor industri.
Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini mengungkapkan bahwa keterlibatan pemain global dinilai krusial untuk membawa teknologi mutakhir, menarik kehadiran klien berskala besar seperti hyperscalers, sekaligus memperkuat kapasitas pendanaan ekspansi. Menurutnya, pengembangan data center membutuhkan skala dan kecepatan yang sulit dicapai jika hanya mengandalkan kekuatan internal.
“Untuk memperluas kapasitas secara agresif, Telkom membutuhkan mitra yang punya kapabilitas global dan pengalaman sebagai penggerak utama ekspansi,” ujar Dian, Kamis (19/2/2026).
Dian menilai bisnis data center saat ini berada dalam fase pertumbuhan yang sangat cepat. Lonjakan kebutuhan komputasi dan penyimpanan data akibat perkembangan AI membuat permintaan terhadap fasilitas pusat data melesat jauh dibandingkan lima tahun lalu. Tren ini membuka peluang besar, namun sekaligus menuntut kesiapan investasi dan infrastruktur yang masif.
Meski prospektif, Telkom menyadari bahwa bisnis data center bukan sektor yang mudah digarap. Kebutuhan belanja modal yang besar, periode pengembalian investasi yang panjang, serta tingginya risiko ketidakpastian permintaan menjadi tantangan utama.
Dalam banyak kasus, calon pelanggan baru akan berkomitmen setelah fasilitas fisik siap beroperasi, sementara pembangunan infrastruktur menuntut dana besar sejak tahap awal.
“Karakter bisnisnya padat modal dan payback periodenya relatif panjang. Selain itu, ada aspek ketidakpastian karena pelanggan biasanya datang setelah infrastruktur tersedia,” jelas Dian.
Kendati demikian, Telkom memandang data center sebagai pilar strategis dalam penguatan posisi perseroan sebagai pemain utama infrastruktur digital nasional. Bisnis ini menjadi fondasi penting dalam ekosistem layanan digital Telkom, mulai dari konektivitas, cloud, hingga solusi berbasis data.
Ke depan, kolaborasi dengan mitra global diharapkan mampu mempercepat ekspansi kapasitas, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing Telkom di tengah kompetisi industri pusat data yang kian ketat. Dengan strategi kemitraan ini, Telkom menargetkan dapat menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital yang terus membesar di Indonesia dan kawasan. (redaksi)
Sumber : Bisnis.com

